Search This Blog

Monday, February 27, 2012

Jawaban Contoh Soal

Pembahasan

1. Menurut Hukum Kekekalan Massa yang disampaikan oleh Antoine Lavoisier, massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama. Berpedoman pada hukum tersebut, percobaan pada tabel di atas yang memenuhi hanyalah percobaan nomor 3.

massa tembaga + massa sulfur = massa tembaga (II) sulfida
     8 gram         +       4 gram    =     12 gram

Percobaan yang lain merupakan reaksi berlebih, artinya akan terdapat sisa pereaksi pada akhir reaksi.

Sedangkan menurut Hukum Perbandingan Tetap (hukum Proust), perbandingan massa unsur dalam suatu senyawa adalah tetap. Sehingga perbandingan massa tembaga dan sulfur dalam senyawa tersebut adalah

massa tembaga : massa sulfur = 8 : 4
                                                 = 2 : 1

Jadi, perbandingan massa tembaga dan massa sulfur dalam tembaga (II) sulfida adalah 2 : 1 (C).

Pembahasan
2. Karena disebutkan 'habis bereaksi' maka reaksi tersebut telah memenuhi hukum kekekalan massa (hukum Lavoisier). Reaksi tersebut tepat bereaksi, tidak ada sisa sedikit pun sehingga massa aluminium oksida yang dihasilkan merupakan penjumlahan langsung dari pereaksinya.

massa Al
2O3 = massa Al + massa O2
                     = 10,8 gram + 9,6 gram
                     = 20,4 gram

Jadi, massa aluminium oksida yang terbentuk adalah 20,4 gram (D).



Pembahasan
3. Adanya sisa magnesium 1 gram menunjukkan bahwa antara magnesium dan oksigen mempunyai perbandingan 9 : 6 atau 3 : 2. Penambahan massa di luar perbandingan tersebut tidak akan ikut bereaksi dan akan menjadi sisa reaksi.

Jadi, kenyataan tersebut sesuai dengan hukum Perbandingan Tetap atau hukum Proust (D).


Pembahasan

4. Hukum Kekekalan Massa yang dikemukakan oleh Antonie Lavoisier menyatakan bahwa massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama. Berdasarkan hukum Lavoisier tersebut, isi tabel yang sesuai adalah baris ke-2.

14 + 4 = 18

Sedangkan hukum Perbandingan Tetap yang dikemukakan oleh Joseph Proust menyatakan bahwa perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa adalah tetap. Mengacu pada hukum Proust tersebut, perbandingan massa Fe dan O dalam senyawa tersebut adalah:

massa Fe : massa O = 14 : 4
                               =  7 : 2

Jadi, perbandingan yang benar adalah opsi (B).


Pembahasan
5. Mari kita periksa jumlah masing-masing pereaksi!

mol S   =  gr S/Ar S
            = 32/32 mol
            = 1 mol

mol O2  = gr O2/Ar O2
              = 32/32 mol
             = 1 mol
            
Karena jumlah mol S sama dengan jumlah O2 dan keduanya mempunyai koefisien reaksi yang sama maka reaksi tersebut dikatakan tepat bereaksi. Sehingga memenuhi hukum kekekalan massa (hukum Lavoisier).

Dengan demikian, massa sulfur oksida yang dihasilkan merupakan penjumlahan langsung dari massa pereaksinya.

massa SO
2 = massa S + massa O2
                  = 32 gram + 32 gram
                  = 64 gram

Jadi, massa gas sulfur dioksida yang dihasilkan pada reaksi di atas adalah 64 gram (E)


No comments:

Post a Comment

Comment Below